Penerapan Program APU-PPT & Prinsip Know Your Customer (KYC) Di Industri Perbankan Dan Sektor Jasa Keuangan

Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) selaku regulator telah berulangkali menegaskan adanya celah dalam tata kelola lalu lintas keuangan nasional oleh Bank maupun Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB). Padahal dalam konteks perbankan dan sektor jasa keuangan nasional, sebenarnya sistem pengaman dari praktek pencucian uang sudah tertuang dalam berbagai regulasi, seperti Peraturan Bank Indonesia No.14/27/PBI/2012 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) bagi bank umum, yang disusul dengan Peraturan OJK No.39/POJK.05/2015 bagi LKNB. Bahkan terkait money laundering, PPATK melalui Surat Edaran PER-02/1.02/PPATK/02/15 juga turut memberikan panduan perihal profil risiko pengguna jasa keuangan yang berpotensi melakukan tindak pencucian uang, disusul dengan Surat Edaran SE-03/1.02/PPATK/05/15 tentang indikator Transaksi Keuangan Mencurigakan Bagi Penyedia Jasa Keuangan.
Penyedia Jasa Training: Infobank Institute
Rp6.700.000
decrease increase
Bagikan via:

Tujuan & Manfaat Pelatihan

  1. Peserta memperoleh gambaran mengenai latar belakang dan dampak di balik penerapan Tax Amnesty bagi industri perbankan nasional maupun LKNB.
  2. Peserta memahami perkembangan modus-modus pencucian uang dan pendanaan terorisme dalam ruang lingkup nasional maupun skala global.
  3. Meningkatkan ketrampilan dalam proses Know Your Customer untuk mengidentifikasi karakter nasabah.
  4. Meningkatkan risk awareness terkait dengan profil risiko calon nasabah maupun sektor bisnis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terkait implementasi program APU-PPT.
  5. Meningkatkan pemahaman mengenai modus operandi money laundering teraktual, disertai dengan contoh-contoh kasus dalam rangka menumbuhkan early warning system bagi pegawai bank.

Materi pelatihan

  1. Perkembangan Rezim Anti Money Laundering di Indonesia
    • Tahapan pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme
    • Pendekatan Follow the Money dan peranan PPATK dalam financial industry
  2. Penerapan Program APU-PPT dan Kewajiban Pelaporan
    • Prinsip Dasar Program APU-PPT
    • Kebijakan Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)
    • Prosedur Identifikasi, Verifikasi dan Pemantauan Nasabah
    • Beneficial Owner
    • CDD yang lebih sederhana ; CDD oleh pihak ketiga
    • Pelaksanaan Kewajiban Pelaporan Kepada PPATK (LTKM, LTKT, LT dan LPUTLB)
    • Roleplay : Proses identifikasi nasabah sampai pelaporan kepada PPATK
  3. Identifikasi TKM dan Kategori High Risk Customer Berdasarkan Perka PPATK 02/2015
    • Karakteristik TKM dan TKT
    • Proses Identifikasi, Analisis dan Pelaporan TKM / TKT
    • Pengelompokan nasabah berdasar pendekatan risiko (Risk Based Approach)
    • Politically Exposed Person dan Area Berisiko Tinggi
    • Pemahaman High Risk Customer, Business, Product dan Country
    • Rekomendasi Financial Action Task Force/FATF dan Metode Penilaian Risiko
  4. Tipologi TPPU dan Sharing Kasus TPPU
    • Tipologi Kasus TPPU
    • Studi kasus analisis TKM dan Case Building
  5. Tindak Pidana Pendanaan Terorisme Berdasarkan UU No.09/2013
    • Proses penyamaran TPPU Pendanaan Terorisme dalam instrumen perbankan
    • Case Study pendanaan terorisme dalam ruang lingkup nasional maupun global
  6. Aspek Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang
    • Prosedur Penundaan Transaksi, Penghentian Sementara dan Pemblokiran Rekening
    • Implementasi Pelaksanaan Tunda dan Henti oleh Perbankan
    • Penanganan Permintaan Informasi oleh Penegak Hukum
  7. Kewenangan Pemeriksaan oleh PPATK Dalam Industri Perbankan
    • Kewenangan pemeriksaan berdasarkan UU No.08/2010
    • Ruang Lingkup Audit Kepatuhan dan Audit Khusus oleh PPATK
  8. Sanksi Atas Pelanggaran Kewajiban Pelaporan
    • Pengenaan sanksi administratif berdasarkan Perka Nomor Per-14/2014
    • Cut off pengukuran waktu pelaporan
    • Jenis sanksi dan pengajuan keberatan atas sanksi

Profil Peserta

  • Middle management yang berhubungan dengan customer
  • Unit kerja atau pejabat yang bertanggung jawab atas penerapan program APU-PPT
  • Legal
  • GCG
  • Corporate secretary
  • Audit internal
  • Divisi kepatuhan
  • Petugas front liner
  • Dll di sektor perbankan

Fasilitas

  1. Training Kit, Sertifikat Pelatihan, Coffee Break & Lunch
  2. Publikasi foto kegiatan training di Majalah INFOBANK dan FREE Majalah INFOBANK

Tujuan & Manfaat Pelatihan

  1. Peserta memperoleh gambaran mengenai latar belakang dan dampak di balik penerapan Tax Amnesty bagi industri perbankan nasional maupun LKNB.
  2. Peserta memahami perkembangan modus-modus pencucian uang dan pendanaan terorisme dalam ruang lingkup nasional maupun skala global.
  3. Meningkatkan ketrampilan dalam proses Know Your Customer untuk mengidentifikasi karakter nasabah.
  4. Meningkatkan risk awareness terkait dengan profil risiko calon nasabah maupun sektor bisnis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terkait implementasi program APU-PPT.
  5. Meningkatkan pemahaman mengenai modus operandi money laundering teraktual, disertai dengan contoh-contoh kasus dalam rangka menumbuhkan early warning system bagi pegawai bank.

Materi pelatihan

  1. Perkembangan Rezim Anti Money Laundering di Indonesia
    • Tahapan pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme
    • Pendekatan Follow the Money dan peranan PPATK dalam financial industry
  2. Penerapan Program APU-PPT dan Kewajiban Pelaporan
    • Prinsip Dasar Program APU-PPT
    • Kebijakan Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)
    • Prosedur Identifikasi, Verifikasi dan Pemantauan Nasabah
    • Beneficial Owner
    • CDD yang lebih sederhana ; CDD oleh pihak ketiga
    • Pelaksanaan Kewajiban Pelaporan Kepada PPATK (LTKM, LTKT, LT dan LPUTLB)
    • Roleplay : Proses identifikasi nasabah sampai pelaporan kepada PPATK
  3. Identifikasi TKM dan Kategori High Risk Customer Berdasarkan Perka PPATK 02/2015
    • Karakteristik TKM dan TKT
    • Proses Identifikasi, Analisis dan Pelaporan TKM / TKT
    • Pengelompokan nasabah berdasar pendekatan risiko (Risk Based Approach)
    • Politically Exposed Person dan Area Berisiko Tinggi
    • Pemahaman High Risk Customer, Business, Product dan Country
    • Rekomendasi Financial Action Task Force/FATF dan Metode Penilaian Risiko
  4. Tipologi TPPU dan Sharing Kasus TPPU
    • Tipologi Kasus TPPU
    • Studi kasus analisis TKM dan Case Building
  5. Tindak Pidana Pendanaan Terorisme Berdasarkan UU No.09/2013
    • Proses penyamaran TPPU Pendanaan Terorisme dalam instrumen perbankan
    • Case Study pendanaan terorisme dalam ruang lingkup nasional maupun global
  6. Aspek Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang
    • Prosedur Penundaan Transaksi, Penghentian Sementara dan Pemblokiran Rekening
    • Implementasi Pelaksanaan Tunda dan Henti oleh Perbankan
    • Penanganan Permintaan Informasi oleh Penegak Hukum
  7. Kewenangan Pemeriksaan oleh PPATK Dalam Industri Perbankan
    • Kewenangan pemeriksaan berdasarkan UU No.08/2010
    • Ruang Lingkup Audit Kepatuhan dan Audit Khusus oleh PPATK
  8. Sanksi Atas Pelanggaran Kewajiban Pelaporan
    • Pengenaan sanksi administratif berdasarkan Perka Nomor Per-14/2014
    • Cut off pengukuran waktu pelaporan
    • Jenis sanksi dan pengajuan keberatan atas sanksi

Profil Peserta

  • Middle management yang berhubungan dengan customer
  • Unit kerja atau pejabat yang bertanggung jawab atas penerapan program APU-PPT
  • Legal
  • GCG
  • Corporate secretary
  • Audit internal
  • Divisi kepatuhan
  • Petugas front liner
  • Dll di sektor perbankan

Fasilitas

  1. Training Kit, Sertifikat Pelatihan, Coffee Break & Lunch
  2. Publikasi foto kegiatan training di Majalah INFOBANK dan FREE Majalah INFOBANK
Tuliskan review Anda
  • Hanya user terdaftar yang dapat menuliskan review
  • Bad
  • Excellent
Tag Training
Filters
Sort
display