Mitigasi Risiko Kredit Bank Kepada Multifinance

Tak dapat dipungki bahwa bisnis model multifinance saat ini sudah tidak cocok lagi, jangan harap dari margin, saat ini banyak multifinance yang hidup dari balikan komisi asuransi. Itu pula sebabnya, bank-bank makin hati-hati, investor pembeli surat utang dari multifinance juga akan lebih hati-hati. Apakah ini akan menjadi efek berantai? Kita berharap tidak akan terjadi, tapi yang pasti multifinance akan lebih susah ke depannya dengan beberapa peristiwa seperti SNP Finance, Arjuna Finance, dan Bima Finance dengan pola yang sama bagi bank, yaitu PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang). Lantas, multifinane mana saja yang layak diberikan kredit? Apa saja yang mesti dilakukan bank dalam memitigasi risiko pembiayaan kepada multifinance?
Penyedia Jasa Training: Infobank Institute
Rp6.500.000
decrease increase
Bagikan via:

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Mengetahui perusahaan pembiayaan yang berkinerja “sangat bagus” sehingga layak diberikan kredit
  2. Mendalami peta persaingan di industri multifinance
  3. Mendeteksi dini manakala terjadi gagal bayar
  4. Mengenal lebih dalam dasar-dasar metodologi implementasi mitigasi risiko pembiayaan
  5. Menganalisa dengan benar laporan keuangan perusahaan sehingga tidak terjadi double pledge
  6. Meningkatkan pemahaman manajemen risiko diberbagai fungsi perusahaan, memperkuat internal control dan proses governance dalam menjalankan fungsi audit, manajemen risiko dan compliance sehari-hari.

Materi Pelatihan

  1. Overview regulasi POJK dan SEOJK terkait tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan
  2. Pengertian manajemen risiko beserta definisi terkait risiko (risk appetite, risk culture, risk tolerance)
  3. Diversifikasi sumber pendanaan: Pinjaman dalam negeri, pinjaman luar negeri, penerbitan obligasi, dan collection nasabah
  4. Mitigasi risiko pembiayaan baik melalui asuransi kredit, penjaminan kredit, dan fidusia
  5. Pengawasan aktif direksi dan Dewan Komisaris: Membahasa tentang peran, kewenangan serta tanggung jawab dalam manajemen risiko, kualifikasi serta kompetensi SDM dan organisasi
  6. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Risiko: Menjelaskan strategi managemen risiko, tingkat risk appetite dan tingkat risk tolerance yang akan diambil, kebijakan dan prosedur serta penetapan limit risiko
  7. Kecukupan porses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengedalian risiko: Membahas porses identifikasi, pengukuran risiko, pemantauan risiko, dan pengendalian risiko
  8. Sistem Informasi Manajemen Risiko: Membuat sistem informasi dalam mendukung manajemen risiko disesuaikan dengan karakteristik, kegiatan dan kompleksitas perusahaan
  9. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh: Menjelaskan bagaimana sistem pengendalian internal yang efektif, termasuk fungsi kepatuhan dilakukan perusahaan
  10. Penanganan kredit jika terjadi proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) & pailit

Target Peserta

Divisi Internal Audit, Manajemen Risiko, Divisi Compliance, Divisi Pembiayaan, Divisi Operasional, Senior Manajemen dan Divisi terkait lainnya.

Investasi

  • Rp. 6.500.000/Peserta (Full Fare)
  • Rp. 6.000.000/Peserta (Pendaftaran 4 Peserta atau lebih dari 1 perusahaan/Instansi)

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Mengetahui perusahaan pembiayaan yang berkinerja “sangat bagus” sehingga layak diberikan kredit
  2. Mendalami peta persaingan di industri multifinance
  3. Mendeteksi dini manakala terjadi gagal bayar
  4. Mengenal lebih dalam dasar-dasar metodologi implementasi mitigasi risiko pembiayaan
  5. Menganalisa dengan benar laporan keuangan perusahaan sehingga tidak terjadi double pledge
  6. Meningkatkan pemahaman manajemen risiko diberbagai fungsi perusahaan, memperkuat internal control dan proses governance dalam menjalankan fungsi audit, manajemen risiko dan compliance sehari-hari.

Materi Pelatihan

  1. Overview regulasi POJK dan SEOJK terkait tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan
  2. Pengertian manajemen risiko beserta definisi terkait risiko (risk appetite, risk culture, risk tolerance)
  3. Diversifikasi sumber pendanaan: Pinjaman dalam negeri, pinjaman luar negeri, penerbitan obligasi, dan collection nasabah
  4. Mitigasi risiko pembiayaan baik melalui asuransi kredit, penjaminan kredit, dan fidusia
  5. Pengawasan aktif direksi dan Dewan Komisaris: Membahasa tentang peran, kewenangan serta tanggung jawab dalam manajemen risiko, kualifikasi serta kompetensi SDM dan organisasi
  6. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Risiko: Menjelaskan strategi managemen risiko, tingkat risk appetite dan tingkat risk tolerance yang akan diambil, kebijakan dan prosedur serta penetapan limit risiko
  7. Kecukupan porses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengedalian risiko: Membahas porses identifikasi, pengukuran risiko, pemantauan risiko, dan pengendalian risiko
  8. Sistem Informasi Manajemen Risiko: Membuat sistem informasi dalam mendukung manajemen risiko disesuaikan dengan karakteristik, kegiatan dan kompleksitas perusahaan
  9. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh: Menjelaskan bagaimana sistem pengendalian internal yang efektif, termasuk fungsi kepatuhan dilakukan perusahaan
  10. Penanganan kredit jika terjadi proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) & pailit

Target Peserta

Divisi Internal Audit, Manajemen Risiko, Divisi Compliance, Divisi Pembiayaan, Divisi Operasional, Senior Manajemen dan Divisi terkait lainnya.

Investasi

  • Rp. 6.500.000/Peserta (Full Fare)
  • Rp. 6.000.000/Peserta (Pendaftaran 4 Peserta atau lebih dari 1 perusahaan/Instansi)
Tuliskan review Anda
  • Hanya user terdaftar yang dapat menuliskan review
  • Bad
  • Excellent
Tag Training
Filters
Sort
display