Mengelola Architecture Security & Risk Control untuk Digital Banking 4.0

Perubahan cara bisnis perbankan menjadi digital juga berdampak kepada kerentanan informasi/data yang dapat diakses/dijebol oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, pemberitaan mengenai tingkat kerentanan cyber security perusahaan ternama dunia juga kerap muncul di jagat maya. Salah satunya adalah serangan hacker yang secara masif menimpa Yahoo berupa sebanyak 1 miliar data pengguna Yahoo berhasil dicuri. Apakah Perusahaan Anda Sudah Siap menghadapi Cybercrime di era revolusi industry 4.0 dan fintech? Bagaimana menyusun Architecture Security dan Risk Controlnya?
Penyedia Jasa Training: Infobank Institute
Rp6.700.000
decrease increase
Bagikan via:

Era Revolusi Industri 4.0: Mengelola Architecture Security & Risk Control untuk Digital Banking 4.0

Era revolusi industri 4.0 yang terjadi saat ini, telah mengubah cara hidup masyarakat, bekerja, dan berhubungan satu sama lain termasuk sektor perbankan yang mengalami Iebih banyak tantangan, terlebih dengan hadirnya financial technology (fintech) dan mitra teknologi dalam beberapa tahun terakhir.  Era digital semakin melekat dalam merubah gaya kehidupan masyarakat di Indonesia, khususnya industri keuangan seperti perbankan, asuransi dan perusahaan pembiayaan (multifinance). Perubahan ini harus mampu direspons secara cepat, hal ini guna mempersiapkan lembaga jasa keuangan dalam menghadapi inovasi digital banking. Saat ini sektor perbankan sedang mengalami  tranformasi menuju era digitalisasi. Transformasi industry perbankan merupakan jawaban terhadap Fenomena perkembangan financial technology (fintech) dan revolusi teknologi digital (4th revolution industry).

Perubahan cara bisnis perbankan menjadi digital juga berdampak kepada kerentanan informasi/data yang dapat diakses/dijebol oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, pemberitaan mengenai tingkat kerentanan cyber security perusahaan ternama dunia juga kerap muncul di jagat maya. Salah satunya adalah serangan hacker yang secara masif menimpa Yahoo berupa sebanyak 1 miliar data pengguna Yahoo berhasil dicuri.

Apakah Perusahaan Anda Sudah Siap menghadapi Cybercrime di era revolusi industry 4.0 dan fintech? Bagaimana menyusun Architecture Security dan Risk Controlnya?

 

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Mampu menjadi champion/change agent dalam mengelola Digital Banking Risk dan Cybersecurity.
  2. Mempersiapkan Lembaga/institusi jasa keuangan dan perbankan mengantisipasi Risiko dan Serangan  Cybercrime di era revolusi industri 4.0 dan era fintech/teknologi finansial.
  3. Mampu menyusun architecture security, managing risk & control, cybersecurity terkait risiko digital seperti cybercrime sehingga Perbankan dapat sustain dan survive di era revolusi industry 4.0 dan era fintech/teknologi finansial.

Materi Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep,prinsip dan filosofi,  strategi, leadership, roadmap dan transformasi serta metodologi digital banking dan fintech, diberikan contoh dan tipe digital banking dan fintech serta mendiskusikan kasus terkini dari digital banking dan fintech tersebut.

Day 1:

  • Sesi 1 s.d 3 : Digital Vortex, changing customer behavior, Fintech dan model bisnis
  • Sesi 4 s.d 6 : Tantangan dan Risiko digital banking di Indonesia
  • Sesi 7 s.d 8 : Managing Digital Risk & Regulation in the era of industrial revolution 4.0 and Fintech era.

Day 2:

  • Sesi 1 s.d 3 : Strategi dan leadership terkait Cybersecurity
  • Sesi 4 s.d 6 : Menyusun dan mengelola Architecture Security
  • Sesi 7 s.d 8 : Executing Risk and Control

 

Target Peserta

Direktur IT, Kepala Divisi TI, Manager  Bisnis dan Professional TI, dan IT Security dan IT Risk manager atau staf bagian lain yang akan dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan Risiko dan Cybersecurity serta keamanan informasi di institusi/Lembaga keuangan dan perbankan.

Era Revolusi Industri 4.0: Mengelola Architecture Security & Risk Control untuk Digital Banking 4.0

Era revolusi industri 4.0 yang terjadi saat ini, telah mengubah cara hidup masyarakat, bekerja, dan berhubungan satu sama lain termasuk sektor perbankan yang mengalami Iebih banyak tantangan, terlebih dengan hadirnya financial technology (fintech) dan mitra teknologi dalam beberapa tahun terakhir.  Era digital semakin melekat dalam merubah gaya kehidupan masyarakat di Indonesia, khususnya industri keuangan seperti perbankan, asuransi dan perusahaan pembiayaan (multifinance). Perubahan ini harus mampu direspons secara cepat, hal ini guna mempersiapkan lembaga jasa keuangan dalam menghadapi inovasi digital banking. Saat ini sektor perbankan sedang mengalami  tranformasi menuju era digitalisasi. Transformasi industry perbankan merupakan jawaban terhadap Fenomena perkembangan financial technology (fintech) dan revolusi teknologi digital (4th revolution industry).

Perubahan cara bisnis perbankan menjadi digital juga berdampak kepada kerentanan informasi/data yang dapat diakses/dijebol oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, pemberitaan mengenai tingkat kerentanan cyber security perusahaan ternama dunia juga kerap muncul di jagat maya. Salah satunya adalah serangan hacker yang secara masif menimpa Yahoo berupa sebanyak 1 miliar data pengguna Yahoo berhasil dicuri.

Apakah Perusahaan Anda Sudah Siap menghadapi Cybercrime di era revolusi industry 4.0 dan fintech? Bagaimana menyusun Architecture Security dan Risk Controlnya?

 

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Mampu menjadi champion/change agent dalam mengelola Digital Banking Risk dan Cybersecurity.
  2. Mempersiapkan Lembaga/institusi jasa keuangan dan perbankan mengantisipasi Risiko dan Serangan  Cybercrime di era revolusi industri 4.0 dan era fintech/teknologi finansial.
  3. Mampu menyusun architecture security, managing risk & control, cybersecurity terkait risiko digital seperti cybercrime sehingga Perbankan dapat sustain dan survive di era revolusi industry 4.0 dan era fintech/teknologi finansial.

Materi Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep,prinsip dan filosofi,  strategi, leadership, roadmap dan transformasi serta metodologi digital banking dan fintech, diberikan contoh dan tipe digital banking dan fintech serta mendiskusikan kasus terkini dari digital banking dan fintech tersebut.

Day 1:

  • Sesi 1 s.d 3 : Digital Vortex, changing customer behavior, Fintech dan model bisnis
  • Sesi 4 s.d 6 : Tantangan dan Risiko digital banking di Indonesia
  • Sesi 7 s.d 8 : Managing Digital Risk & Regulation in the era of industrial revolution 4.0 and Fintech era.

Day 2:

  • Sesi 1 s.d 3 : Strategi dan leadership terkait Cybersecurity
  • Sesi 4 s.d 6 : Menyusun dan mengelola Architecture Security
  • Sesi 7 s.d 8 : Executing Risk and Control

 

Target Peserta

Direktur IT, Kepala Divisi TI, Manager  Bisnis dan Professional TI, dan IT Security dan IT Risk manager atau staf bagian lain yang akan dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan Risiko dan Cybersecurity serta keamanan informasi di institusi/Lembaga keuangan dan perbankan.

Training specifications
Lokasi Jakarta
Metode Offline (outdoors/indoors)
Biaya Training Rp. 6.700.000,-
Jadwal Training 12 September 2019 09:00 - 13 September 2019 17:00
Durasi 2 Days
Sertifikat Ya
Tuliskan review Anda
  • Hanya user terdaftar yang dapat menuliskan review
  • Bad
  • Excellent
Training specifications
Lokasi Jakarta
Metode Offline (outdoors/indoors)
Biaya Training Rp. 6.700.000,-
Jadwal Training 12 September 2019 09:00 - 13 September 2019 17:00
Durasi 2 Days
Sertifikat Ya
Tag Training
Filters
Sort
display