Kegagalan Pengukuran Kinerja Sebagai Tolak Ukur Tercapainya Tujuan Perusahaan

Saat ini regulator semakin concern terhadap metode pemberian remunerasi, khususnya yang bersifat variable, yang dikaitkan dengan pengukuran kinerja (performance management). Disisi lain banyak perusahaan gagal menggunakan performance management, sebagai tools, untuk memastikan seluruh potensi perusahaan mengarah kepada aktifitas guna pencapaian bisnis perusahaan (bottom line). Belum lagi permasalahan klasik dimana performance management dibangun tanpa digunakan sebagai acuan penilaian kinerja sebuah organisasi maupun individual. Sebagai salah satu dari 7 Deadly Diseases of Management, performance management secara umum memiliki beberapa penyebab kegagalan utama (pitfall) dari implementasi Pengukuran Kinerja.
Training Provider: Infobank Institute
Rp6.700.000
decrease increase
Share

Tujuan & Manfaat Pelatihan

Mendapatkan formulasi terbaik yang disesuaikan dengan kondisi organisasi masing-masing untuk menjawab tantangan dalam pelaksanaan pengukuran kinerja yang dibandingkan dengan best practice.

  1. Peserta mengetahui framework planning, budgeting, operational planning, enabler dan evaluating & monitoring.
  2. Peserta mengetahui penyebab-penyebab utama kegagalan kinerja dan mengambil lesson learn, diantaranya :
    • Kegagalan menurunkan sasaran strategis perusahaan ke segenap level organisasi/unit dan individu (vertical alignment)
    • Kegagalan flow penyusunan sasaran strategis, khususnya Supporting Unit, untuk membantu pencapaian target Business Unit (horizontal alignment)
    • Payung hukum pelaksanaan pengukuran kinerja
    • Kualitas KPI yang tidak berorientasi pada result
    • Mekanisme aktifitas pengukuran kinerja, mulai dari penyusunan KPI sampai dengan finalisasi hasil akhir pengukuran kinerja.
  3. Peserta mengetahui improvement yang akan dilakukan sekembalinya dari workshop.

Materi pelatihan

  1. Planning & Budgeting Framework (overview)

Menguraikan framework pengukuran kinerjasebagai kerangka besaran dari sebuah circle perencanaan (planning) – anggaran (budgeting) - operational planning - pengukuran kinerja (monitoring).

  1. Penyebab-penyebab kegagalan utama di dalam implementasi pengukuran kinerja yang bersifat strategis (best practice)

Menjelaskan penyebab kegagalan dalam penerapan pengukuran kinerja yang paling utama dengan contoh-contoh dan solusi praktis (strategis).

  1. Penyebab-penyebab kegagalan utama di dalam implementasi pengukuran kinerja yang bersifat teknis (best practice)

Menjelaskan penyebab kegagalan dalam penerapan pengukuran kinerja yang paling utama dengan contoh-contoh dan solusi praktis (teknis).

  1. Review dan gambaran dari beberapa penerapan pengukuran kinerja (best practice)

Balance Scorecard (BSC), Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU), The 4 Discipline of Execution (4DX) dan lain-lain.

Profil Peserta

  • Praktisi pengukuran kinerja
  • Manager dan pimpinan Unit
  • Bagian Human Capital
  • Bagian Perencanaan Perusahaan
  • Dan unsur pimpinan lainnya

Fasilitas

  1. Training Kit, Sertifikat Pelatihan, Coffee Break & Lunch
  2. Publikasi foto kegiatan training di Majalah INFOBANK dan FREE Majalah INFOBANK

Tujuan & Manfaat Pelatihan

Mendapatkan formulasi terbaik yang disesuaikan dengan kondisi organisasi masing-masing untuk menjawab tantangan dalam pelaksanaan pengukuran kinerja yang dibandingkan dengan best practice.

  1. Peserta mengetahui framework planning, budgeting, operational planning, enabler dan evaluating & monitoring.
  2. Peserta mengetahui penyebab-penyebab utama kegagalan kinerja dan mengambil lesson learn, diantaranya :
    • Kegagalan menurunkan sasaran strategis perusahaan ke segenap level organisasi/unit dan individu (vertical alignment)
    • Kegagalan flow penyusunan sasaran strategis, khususnya Supporting Unit, untuk membantu pencapaian target Business Unit (horizontal alignment)
    • Payung hukum pelaksanaan pengukuran kinerja
    • Kualitas KPI yang tidak berorientasi pada result
    • Mekanisme aktifitas pengukuran kinerja, mulai dari penyusunan KPI sampai dengan finalisasi hasil akhir pengukuran kinerja.
  3. Peserta mengetahui improvement yang akan dilakukan sekembalinya dari workshop.

Materi pelatihan

  1. Planning & Budgeting Framework (overview)

Menguraikan framework pengukuran kinerjasebagai kerangka besaran dari sebuah circle perencanaan (planning) – anggaran (budgeting) - operational planning - pengukuran kinerja (monitoring).

  1. Penyebab-penyebab kegagalan utama di dalam implementasi pengukuran kinerja yang bersifat strategis (best practice)

Menjelaskan penyebab kegagalan dalam penerapan pengukuran kinerja yang paling utama dengan contoh-contoh dan solusi praktis (strategis).

  1. Penyebab-penyebab kegagalan utama di dalam implementasi pengukuran kinerja yang bersifat teknis (best practice)

Menjelaskan penyebab kegagalan dalam penerapan pengukuran kinerja yang paling utama dengan contoh-contoh dan solusi praktis (teknis).

  1. Review dan gambaran dari beberapa penerapan pengukuran kinerja (best practice)

Balance Scorecard (BSC), Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU), The 4 Discipline of Execution (4DX) dan lain-lain.

Profil Peserta

  • Praktisi pengukuran kinerja
  • Manager dan pimpinan Unit
  • Bagian Human Capital
  • Bagian Perencanaan Perusahaan
  • Dan unsur pimpinan lainnya

Fasilitas

  1. Training Kit, Sertifikat Pelatihan, Coffee Break & Lunch
  2. Publikasi foto kegiatan training di Majalah INFOBANK dan FREE Majalah INFOBANK
Write your own review
  • Only registered users can write reviews
  • Bad
  • Excellent
Training tags
Filters
Sort
display