Implementasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) tentang Pelaporan dan Penggunaan Informasi Debitur

Sejak 1 Januari 2019, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) resmi menggantikan fungsi Sistem Informasi Debitur (SID) yang selama ini dikelola oleh Bank Indonesia (BI). SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) merupakan penyempurnaan pelaporan SID dengan cakupan pelaporan yang lebih luas, dimana layanan informasi debitur yang diberikan mencakup Data Debitur, Data Fasilitas, Data Agunan, Data Penjamin, Data Pengurus, Data Laporan Keuangan yang dilaporkan semua Lembaga Jasa Keuangan (LJK).
Penyedia Jasa Training: Infobank Institute
Rp6.700.000
decrease increase
Bagikan via:

Implementasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) tentang Pelaporan dan Penggunaan Informasi Debitur sesuai POJK No 18/POJK.03/2017

Sejak 1 Januari 2019, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) resmi menggantikan fungsi Sistem Informasi Debitur (SID) yang selama ini dikelola oleh Bank Indonesia (BI).  SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) merupakan penyempurnaan pelaporan SID dengan cakupan pelaporan yang lebih luas, dimana layanan informasi debitur yang diberikan mencakup Data Debitur, Data Fasilitas, Data Agunan, Data Penjamin, Data Pengurus, Data Laporan Keuangan  yang dilaporkan semua Lembaga Jasa Keuangan (LJK).

Informasi debitur yang diperoleh LJK melalui SLIK bertujuan untuk:

  1. Mendukung kelancaran proses pemberian Fasilitas Penyediaan Dana.
  2. Menerapkan manajemen risiko dalam menunjang kegiatan operasional Pelapor, namun tidak termasuk untuk penyusunan daftar prospek (prospect list) calon Debitur dan cross selling.
  3. Mengidentifikasi kualitas Debitur dalam rangka pemenuhan ketentuan OJK atau pihak lain yang berwenang

Agar informasi debitur dapat digunakan untuk tujuan tersebut, maka data yang dilaporkan oleh LJK pada SLIK harus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, Infobank Institute mengadakan workshop “Implementasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Tentang Pelaporan Dan Penggunaan Informasi Debitur Sesuai POJK No 18/POJK.03/2017”

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Memahami perbedaan pelaporan Sistem Layanan Infomasi Keuangan (SLIK) dengan Sistem Informasi Debitur (SID)
  2. Memahami konsep penyusunan pelaporan SLIK yang akurat dan tepat sesuai dengan ketentuan.
  3. Memahami penggunaan informasi debitur (IDEB) sesuai dengan ketentuan.

Materi Pelatihan

  1. Pengertian Sistem Layanan Informasi Keuangan
  • Definisi
  • Perbedaan SLIK dan SID
  • Pelapor SLIK
  • Sanksi dan Denda
  1. Pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
  • Segmen data yang dilaporkan pada SLIK
  • Ketentuan pelaporan
  1. Penggunaan Informasi Debitur (IDEB)
  • Permintaan informasi Debitur (IDEB)
  • Pengaduan terkait data IDEB
  1. Diskusi Tanya Jawab

Target Peserta

  1. Unit yang bertugas untuk pelaporan SLIK.
  2. Petugas yang diberi akses untuk melakukan permintaan informasi debitur (IDEB)
  3. Unit yang melakukan penanganan pengaduan nasabah terkait SLIK

Implementasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) tentang Pelaporan dan Penggunaan Informasi Debitur sesuai POJK No 18/POJK.03/2017

Sejak 1 Januari 2019, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) resmi menggantikan fungsi Sistem Informasi Debitur (SID) yang selama ini dikelola oleh Bank Indonesia (BI).  SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) merupakan penyempurnaan pelaporan SID dengan cakupan pelaporan yang lebih luas, dimana layanan informasi debitur yang diberikan mencakup Data Debitur, Data Fasilitas, Data Agunan, Data Penjamin, Data Pengurus, Data Laporan Keuangan  yang dilaporkan semua Lembaga Jasa Keuangan (LJK).

Informasi debitur yang diperoleh LJK melalui SLIK bertujuan untuk:

  1. Mendukung kelancaran proses pemberian Fasilitas Penyediaan Dana.
  2. Menerapkan manajemen risiko dalam menunjang kegiatan operasional Pelapor, namun tidak termasuk untuk penyusunan daftar prospek (prospect list) calon Debitur dan cross selling.
  3. Mengidentifikasi kualitas Debitur dalam rangka pemenuhan ketentuan OJK atau pihak lain yang berwenang

Agar informasi debitur dapat digunakan untuk tujuan tersebut, maka data yang dilaporkan oleh LJK pada SLIK harus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, Infobank Institute mengadakan workshop “Implementasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Tentang Pelaporan Dan Penggunaan Informasi Debitur Sesuai POJK No 18/POJK.03/2017”

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Memahami perbedaan pelaporan Sistem Layanan Infomasi Keuangan (SLIK) dengan Sistem Informasi Debitur (SID)
  2. Memahami konsep penyusunan pelaporan SLIK yang akurat dan tepat sesuai dengan ketentuan.
  3. Memahami penggunaan informasi debitur (IDEB) sesuai dengan ketentuan.

Materi Pelatihan

  1. Pengertian Sistem Layanan Informasi Keuangan
  • Definisi
  • Perbedaan SLIK dan SID
  • Pelapor SLIK
  • Sanksi dan Denda
  1. Pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
  • Segmen data yang dilaporkan pada SLIK
  • Ketentuan pelaporan
  1. Penggunaan Informasi Debitur (IDEB)
  • Permintaan informasi Debitur (IDEB)
  • Pengaduan terkait data IDEB
  1. Diskusi Tanya Jawab

Target Peserta

  1. Unit yang bertugas untuk pelaporan SLIK.
  2. Petugas yang diberi akses untuk melakukan permintaan informasi debitur (IDEB)
  3. Unit yang melakukan penanganan pengaduan nasabah terkait SLIK
Training specifications
Lokasi Jakarta
Metode Offline (outdoors/indoors)
Biaya Training Rp. 6.700.000,-
Jadwal Training 25 September 2019 09:00 - 26 September 2019 17:00
Durasi 2 Days
Sertifikat Ya
Tuliskan review Anda
  • Hanya user terdaftar yang dapat menuliskan review
  • Bad
  • Excellent
Training specifications
Lokasi Jakarta
Metode Offline (outdoors/indoors)
Biaya Training Rp. 6.700.000,-
Jadwal Training 25 September 2019 09:00 - 26 September 2019 17:00
Durasi 2 Days
Sertifikat Ya
Tag Training
Filters
Sort
display